Menggali Potensi Emosional Anak Melalui Pelatihan Seni Motif Geometris Flores

Authors

  • Brilindra Pandanwangi Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Hening Laksani Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Indriati Suci Pravitasari Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Muhammad Farraya Arkan Institut Seni Indonesia Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.52423/kongga.v2i2.34

Keywords:

Pengembangan Emosional, Pendidikan Seni, Motif Geometris Flores, Ekspresi Kreatif

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan untuk peningkatan potensi emosional anak melalui program "Pelatihan Seni Motif Geometris Flores" di TK Pertiwi 01. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya perhatian terhadap perkembangan emosional anak akibat kemajuan teknologi dan perubahan sosial budaya. Tujuan dari pengabdian ini adalah menciptakan lingkungan yang mendukung anak untuk mengekspresikan diri secara kreatif. Metode yang digunakan meliputi survei awal, sesi pelatihan seni, dan evaluasi untuk menilai dampak terhadap ekspresi emosional dan interaksi sosial anak.  Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri dan kemampuan interaksi sosial anak, dengan kepercayaan diri meningkat sekitar 15,4%, yang menegaskan efektivitas seni sebagai media pengembangan emosional. Program ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan seni dalam kurikulum pendidikan usia dini, yang tidak hanya mengembangkan keterampilan seni tetapi juga kecerdasan emosional dan pembentukan karakter anak.

References

Fitri, Y. M., & Nurhafizah, N. (2021). Pengaruh Metode Gerak dan Lagu Terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak di Kota Padang. Jurnal Basicedu, 5(2), 636–642. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.779

Garland, E. L., Fredrickson, B., Kring, A. M., Johnson, D. P., Meyer, P. S., & Penn, D. L. (2010). Upward spirals of positive emotions counter downward spirals of negativity: Insights from the broaden-and-build theory and affective neuroscience on the treatment of emotion dysfunctions and deficits in psychopathology. Clinical Psychology Review, 30(7), 849–864. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2010.03.002

Harianja, A. L., Siregar, R., & Lubis, J. N. (2023). Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini melalui Bermain Peran. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4871–4880. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5159

Novianti Retno Utami, & Khikmah Novitasari. (2022). KONSTRUK DIMENSI KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 7(01), 137–149. https://doi.org/10.31316/gcouns.v7i01.4385

Novikasari, I., & Febriana, M. (2024). Exploring Local Culture through Geometry Transformation: a Study of Banyumasan Batik. JTAM (Jurnal Teori Dan Aplikasi Matematika), 8(1), 109. https://doi.org/10.31764/jtam.v8i1.17298

Nuraini, F., & Wardhani, J. D. (2023). Hubungan Durasi Bermain Gadget dengan Perkembangan Sosial Emosional Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2245–2256. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4198

Nuriana, E., & Yanuartuti, S. (2020). Pendidikan Seni Tari Anak Usia Dini Melalui Creative Dance di RA Perwanida Ringinanaom. Jurnal Pelita PAUD, 4(2), 224–230. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v4i2.974

Rusu, M. (2017). 1. Emotional Development through Art Expressions. Review of Artistic Education, 14(1), 227–238. https://doi.org/10.1515/rae-2017-0029

Downloads

Published

2024-12-12

How to Cite

Pandanwangi, B., Laksani, H., Suci Pravitasari, I., & Farraya Arkan, M. (2024). Menggali Potensi Emosional Anak Melalui Pelatihan Seni Motif Geometris Flores. Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 47–51. https://doi.org/10.52423/kongga.v2i2.34