Penguatan Kemitraan Multipihak dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat untuk Mendukung Pencapaian SDGs 17 di Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli
DOI:
https://doi.org/10.5243/kongga.v4i1.56Keywords:
kemitraan multipihak, pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, SDGs 17, tata kelola kolaboratifAbstract
Pengelolaan sampah merupakan salah satu tantangan utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang memerlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Rendahnya koordinasi antarlembaga dan partisipasi masyarakat menyebabkan pengelolaan sampah belum berjalan secara optimal sehingga diperlukan pendekatan kolaboratif yang mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) 17. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kemitraan multipihak dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antaraktor di Kecamatan Abeli. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Juni 2026 di Aula Kantor Kecamatan Abeli oleh Tim Pengabdian Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo. Metode yang digunakan berupa sosialisasi partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan berbagi praktik baik mengenai pengelolaan bank sampah. Narasumber terdiri atas akademisi yang membahas konsep kolaborasi multipihak serta Camat Abeli yang memaparkan pengalaman keberhasilan pengelolaan bank sampah di wilayahnya. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang yang terdiri atas masyarakat dan mahasiswa Program Studi Ilmu Politik. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata tingkat pemahaman dan kepuasan peserta mencapai 95,2%, yang mengindikasikan bahwa kegiatan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta mengenai kemitraan multipihak dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Selain itu, kegiatan menghasilkan model kemitraan multipihak yang menempatkan pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, komunitas, dan sektor swasta sebagai aktor utama dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan. Model tersebut berpotensi menjadi praktik baik dalam implementasi SDGs 17 di tingkat lokal.
References
Fatmawati, F., Mustari, N., Haerana, H., Niswaty, R., & Abdillah, A. A. (2022). Waste bank policy implementation through collaborative approach: Comparative study—Makassar and Bantaeng, Indonesia. Sustainability, 14(13), 7974. https://doi.org/10.3390/su14137974
Gunawan, A. (2025). Collaborative governance in urban waste management: Policy evaluation of Malang City in the post-pandemic SDGs era. Pangripta, 8(1), 73–85. https://doi.org/10.58411/qbxhb898
Kubota, R., Horita, M., & Tasaki, T. (2020). Integration of community-based waste bank programs with the municipal solid waste management policy in Makassar, Indonesia. Journal of Material Cycles and Waste Management, 22(3), 928–937. https://doi.org/10.1007/s10163-020-00969-9
Kumar, R. S., & Narayanan, N. C. (2025). Co-creating solutions: Enablers and barriers to participatory solid waste governance in small towns of the Global South. EGUsphere. https://doi.org/10.5194/egusphere-egu25-16868
Ma'ruf, M. F., Muzaqi, A. H., & Ramadhani, G. T. (2025). Polycentric collaborative governance and circular economy in urban waste systems: Public value co-creation through CSR–community partnerships in Surabaya, Indonesia. Jurnal Perencanaan Pembangunan. https://doi.org/10.36574/jpp.v9i3.781
Mukhlis, I., Fauzan, S., Rahmawati, F., Silva, S. D., & Melati, I. S. (2025). Stakeholder dynamics and sustainable waste management in peri-urban settings: A case study of actor interactions in Indonesia. Frontiers in Sustainable Cities, 7. https://doi.org/10.3389/frsc.2025.1509601
Nafi'ah, D., Munawwaroh, S., Pratiwi, R., Pratiwi, R., & Hasan, K. N. (2024). Pengembangan modal sosial berbasis pentahelix untuk penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Aliansi: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 19(2), 79–86. https://doi.org/10.46975/abx9s772
Nasriani, I. (2024). Systemic barriers and strategic solutions in waste governance. Sinergi International Journal of Accounting and Taxation, 2(4), 239–251. https://doi.org/10.61194/ijat.v2i4.718
Prabawati, A., Frimawaty, E., & Haryanto, J. T. (2023). Strengthening stakeholder partnership in plastics waste management based on circular economy paradigm. Sustainability, 15(5), 4278. https://doi.org/10.3390/su15054278
Ramadan, A. R., & Darumurti, A. (2025). Making collaborative governance work in implementing environmental policy for SDGs in Lampung City. E3S Web of Conferences, 660, 02009. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202566002009
Rodic, L., & Wilson, D. C. (2017). Resolving governance issues to achieve priority sustainable development goals related to solid waste management in developing countries. Sustainability, 9(3), 404. https://doi.org/10.3390/su9030404
Suryani, S. (2022). Domestic waste management based on collaborative governance in Pekanbaru City. Journal of Governance: Jurnal Ilmu Pemerintahan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 7(3). https://doi.org/10.31506/jog.v7i3.16364
Zuhdi, S., Saputra, T., Hernimawati, & Dailiati, S. (2025). Dynamics of collaborative governance in sustainable waste bank management: Power and interests of actors. E3S Web of Conferences. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202567804001
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

