Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://kongga.uho.ac.id/index.php/journal
<div id="journalDescription-1" class="journalDescription"> <div id="journalDescription-1" class="journalDescription"> <div id="journalDescription-1" class="journalDescription"> <div id="journalDescription-1" class="journalDescription"> <div id="journalDescription-1" class="journalDescription"><hr /> <table class="data" width="100%" bgcolor="#f0f0f0"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Journal title</td> <td width="80%"><strong>Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Accreditation</td> <td width="80%"> </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frequency</td> <td width="80%"><strong>2 issues per year (June and December)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><strong>Prefix 10.52423 by <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-H4XO2PkujkU/X2kjhOQyhtI/AAAAAAAAB3w/CQAe6hLxzk8oKay4NyJnOUXAVky5Z_QtwCLcBGAsYHQ/h120/crossref-logo-landscape-100%2B%25281%2529.png" alt="" width="59" height="15" /> </strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Online ISSN</td> <td width="80%"><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230403461268034" target="_blank" rel="noopener"><strong>2986-8912</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Editor-in-chief</td> <td width="80%"><strong><a href="https://scholar.google.com/citations?user=bD633w0AAAAJ&hl=en" target="_blank" rel="noopener">Faturachman Alputra Sudirman </a>(fatur@uho.ac.id)<br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Publisher</td> <td width="80%"><strong>Laboratorium Ilmu Politik & Pemerintahan FISIP UHO</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Indexing</td> <td width="80%"><strong><a href="https://scholar.google.com/citations?user=uNm0AUkAAAAJ&hl=en">Google Scholar</a> | </strong><strong><a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/36246">Garuda</a>| <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&and_facet_source_title=jour.1457137">Dimensions</a></strong></td> </tr> </tbody> </table> <br /><hr /> <p align="Justify"><span style="float: left; padding: 0px 9px 5px 0px; margin-right: 18px; width: 180px; height: 229px; border-right: 1px solid #7e7e7e;"> <img style="height: 240px; width: 174px;" src="https://kongga.uho.ac.id/public/site/images/faturalputra/cover---copy.png" alt="" width="231px" height="231px" /> </span><strong>Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> is a peer-reviewed journal published by the Laboratory of Political Science and Government, Faculty of Social and Political Science, Universitas Halu Oleo, Indonesia. It is at the national and international level that covers a lot of common problems or issues related to community services, development, strengthening, and empowerment. </p> <p align="Justify">This journal accepts articles on research results in the fields of development, empowerment, and community strengthening and the results of activities or practical implementations of <strong>community service, empowerment</strong>, or strengthening that are problem-solving, meaningful, and sustainable, with clear goals.</p> </div> </div> </div> </div> </div>Laboratorium Ilmu Politik dan Pemerintahan FISIP UHOen-USKongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat2986-8912Penyuluhan Hukum Tentang Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Terhadap Cyberbullying di SMP Negeri 15 Bandar Lampung
https://kongga.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/31
<p>Cyberbullying merupakan aksi di mana pelaku bertindak di luar batas kepada orang lain dengan cara mengirim atau mengunggah materi yang dapat merusak kredibilitas, menghina atau melakukan serangan sosial dalam berbagai bentuk, dengan memanfaatkan internet atau teknologi digital lainnya sebagai medianya. Pelaku dan korban dari cyberbullying itu sendiri kebanyakan terjadi pada anakanak. Sifat dari anak-anak yang kebanyakan ingin berkuasa atau senang mendominasi. Anak-anak ini biasanya merasa lebih hebat, berstatus sosial lebih tinggi dan lebih populer dikalangan teman-teman sebayanya. Kejahatan intimidasi sendiri telah diatur di dalam aturan perundang-undangan di Indonesia, yaitu di dalam KUHP maupun Undang-Undang ITE untuk kejahatan Cyberbulyying. Dalam KUHP diatur Pasal 310 ayat (1), (2), (3) KUHP. Cyberbullying pada UU ITE diatur pada Pasal 27 ayat (3) yang berbunyi “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, tak terkecuali dalam UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di SMP Negeri 15 Bandar Lampung. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar Siswa /i di SMP Negeri 15 Bandar Lampung mengetahui tentang Undang-Undang Perlindungan Anak Terhadap Cyberbullying, mengetahui Aspek pidana yang mengatur mengenai Intimidasi melalui media sosial (Cyberbullying), dan mengetahui upaya apakah yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka khususnya tentang Undang-Undang Perlindungan Anak Terhadap Cyberbullying.</p>Eka DevianiDaffa Ladro KusworoYuswanto YuswantoNurmayani NurmayaniMarlia Eka Putri
Copyright (c) 2024 The Authors
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2024-12-052024-12-0522283510.52423/kongga.v2i2.31Sosialisasi Gerakan Sehat Mulai dari Cuci Tangan (GESMUCITA) pada Siswa SDN 2 Cintaratu Kabupaten Pangandaran
https://kongga.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/33
<p>Permasalahan yang dihadapi anak-anak di SD Negeri 2 Cintaratu adalah rendahnya kesadaran dan pengetahuan tentang cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar, oleh karena itu program edukasi penyuluhan adalah menjadi solusinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak Sekolah Dasar tentang pentingnya cuci tangan yang bersih dan benar guna mencegah penyakit yang masuk dalam tubuh, mengubah kebiasaan anak-anak agar mencuci tangan secara teratur terutama sebelum makan dan setelah melakukan kegiatan. Metode pelaksanaan pada program meningkatkan kesadaran dan kebiasaan cuci tangan yang bersih ini adalah dengan memberikan materi edukasi, aksi lapangan dan permainan melatih konsentrasi. Hasil dari program ini yaitu bertambahnya pengetahuan anak-anak tentang bagaimana perilaku yang bersih dan hidup sehat.</p>Nora AkbarsyahLuthfi Thirafi
Copyright (c) 2024 The Authors
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2024-12-052024-12-0522364010.52423/kongga.v2i2.33Pelatihan Literasi Digital untuk Pengindraan Hoax pada Pemilih Pemula di SMA Negeri 4 Kendari Menjelang Pilkada 2024
https://kongga.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/35
<p>Penyebaran berita hoaks di media sosial menjelang Pilkada menjadi ancaman serius bagi demokrasi, khususnya bagi pemilih pemula yang sering kali memiliki literasi digital rendah. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa SMA Negeri 4 Kendari dalam mendeteksi hoaks, sehingga mendukung pelaksanaan Pilkada 2024 yang bersih dan transparan. Pelatihan melibatkan 100 siswa kelas XI dan XII melalui ceramah, diskusi kelompok, dan praktik menggunakan alat seperti <em>chatbo</em>t Kalimasada dan <em>Google Reverse Image</em>. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar demokrasi, proses Pilkada, teknik penginderaan hoaks, dan sanksi hukum terkait. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa: rata-rata skor pre-test sebesar 62 meningkat menjadi 86 pada post-test, dengan peningkatan terbesar pada kemampuan mendeteksi hoaks (51,7%). Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan literasi digital tetapi juga membentuk siswa menjadi pemilih yang kritis dan cerdas dalam menyikapi arus informasi. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam membekali pemilih pemula menghadapi tantangan era digital.</p>Fera Tri SusilawatyJumrana JumranaMarsia SumuleRahmawati RahmawatiM.Djufri RachimMoch. Ricky RamadhanCecep IbrahimWa Ode Nila FarlinDeprianus Sarlis
Copyright (c) 2024 The Authors
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2024-12-052024-12-0522414610.52423/kongga.v2i2.35Menggali Potensi Emosional Anak Melalui Pelatihan Seni Motif Geometris Flores
https://kongga.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/34
<p>Pengabdian ini dilaksanakan untuk peningkatan potensi emosional anak melalui program "Pelatihan Seni Motif Geometris Flores" di TK Pertiwi 01. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya perhatian terhadap perkembangan emosional anak akibat kemajuan teknologi dan perubahan sosial budaya. Tujuan dari pengabdian ini adalah menciptakan lingkungan yang mendukung anak untuk mengekspresikan diri secara kreatif. Metode yang digunakan meliputi survei awal, sesi pelatihan seni, dan evaluasi untuk menilai dampak terhadap ekspresi emosional dan interaksi sosial anak. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri dan kemampuan interaksi sosial anak, dengan kepercayaan diri meningkat sekitar 15,4%, yang menegaskan efektivitas seni sebagai media pengembangan emosional. Program ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan seni dalam kurikulum pendidikan usia dini, yang tidak hanya mengembangkan keterampilan seni tetapi juga kecerdasan emosional dan pembentukan karakter anak.</p>Brilindra PandanwangiHening LaksaniIndriati Suci PravitasariMuhammad Farraya Arkan
Copyright (c) 2024 The Authors
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2024-12-122024-12-1222475110.52423/kongga.v2i2.34Pemahaman Terhadap Aspek Hukum Cyberbullying dalam Kehidupan Remaja di MA Al-Intishor Mataram
https://kongga.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/42
<p>Berkembangnya teknologi, di mana hampir semua interaksi sosial saat ini terjadi di dunia maya, membuat perundungan yang semula terbatas pada ruang fisik bertransformasi ke dalam bentuk yang baru yang kita kenal sebagai cyberbullying. Hal ini membutuhkan perhatian serius, khususnya di kalangan remaja sebab dapat mencederai perkembangan psikologis, sosial dan emosional mereka. Untuk itu perlu dilakukan upaya pencegahan dan penghapusan kekerasan di ruang siber ini , seperti dengan memberikan penyuluhan hukum dan edukasi terpadu dengan mengadakan sesi penyuluhan untuk menjelaskan dampak cyberbullying dan implikasi hukumnya kepada para remaja. Kegiatan semacam ini berfungsi untuk memperluas wawasan dan pengetahuan remaja serta meningkatkan kesadaran mereka akan bahaya dan implikasi hukum perundungan cyberbullying. Oleh karena ini kegiatan penyuluhan ini dilakukan di salah satu sekolah di Kota Mataram yakni di MA Al-Intishor. Pengabdian ini dilakukan melalui penyuluhan dengan melakukan sosialisasi dan pemaparan materi secara langsung tentang bahaya cyberbullying dengan menekankan terhadap pemahaman aspek hukum cyberbullying. Dari hasil refleksi yang dilakukan menunjukkan bahwa banyak siswa atau siswi sekolah ini menjadi korban cyberbullying. Kurangnya pemahaman akan dampak dan aspek hukum dari cyberbullying membuat mereka menormalisasi tindakan tersebut. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dan sosialisasi dampak cyberbullying, para siswa menjadi paham dampak dan bahaya cyberbullying. Para siswa pun berkomitmen untuk lebih berhati-hati, menjaga ketikan & tulisan dan lebih bijak dalam bersosial media.</p>Ayu Riska AmaliaPutri RaodahZahratul Ain’ Taufik
Copyright (c) 2024 The Authors
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2024-12-142024-12-1422525710.52423/kongga.v2i2.42